Langkah-langkah untuk Mengaudit Sistem Manajemen SDM

hr_audit

Tulisan ini disusun untuk membantu Anda menganalisis secara kritis sistem manajemen SDM yang ada dalam perosahaan atau organisasi, mengidentifikasi permasalahan yang ada, dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan yang konstruktif. Evaluasi sistem biasanya dilakukan oleh 2-3 orang yang ditugaskan CEO atau Direktur SDM. Kemudian personel yang ditunjuk tersebut membentuk task force yang kemudian menyusun jadwal untuk interviu Direktur SDM, karyawan di bagian SDM, karyawan di masing masing fungsi atau divisi, dan serikat pekerja. Output dari kegiatan adalah laporan komprehensif yang memuat

  1. Kondisi organisasi serta visi dan misi. Memuat penjelasan mengenai kapan dan kenapa organisasi didirikan. Penjelasan mengenai kapan organisasi didirikan meliputi waktu pendirian dan aspek legal yang menyertai pendirian organisasit tersebut. Penjelasan mengenai kenapa organisasi didirikan meliputi alasan dasar dan tujuan pendirian dan desain organisasi. Selain itu juga perlu dijelaskan mengenai komponen struktur organisasi yang merupakan derivasi dari tujuan organisasi, otoritas pengambilan keputusan, dan isu serta masalah yang muncul. pada bagian ini bisa juga dijelaskan mengenai kaitan dari visi, misi, strategic management plan dan organisasi.
  2. Peranan fungsi SDM dalam organisasi. Bagian ini menjelaskan mengenai peranan fungsi manajemen SDM dalam organisasi dan bagaimana kondisi departemen SDM yang ada jika ada. Dalam mengulas kondisi departemen SDM yang ada dalam organisasi perlu fokus pada otoritas yang dimiliki, tingkat penggunaan teknologi informasi dan penggunaan internet serta persepsi pentingnya fungsi SDM dari para karyawan di luar departemen SDM.
  3. Rekrut dan seleksi. Menjelaskan mengenai tingkat keselarasan antara manajemen SDM perusahaan dengan manajemen strategik orgaisasi. Pada bagian ini perlu diulas efektivitas perencanaan SDM yang ada dan perencanaan karir serta konseling karir bagi karyawan. Selain itu perlu juga diulas prosedur untuk mengisi kekosongan jabatan yang ada dan masalah-masalah yang muncul dalam menempatkan karyawan pada posisi yang sesuai.
  4. Manajemen kinerja dan reward. Menjelaskan isu dan masalah terkait dengan klasifikasi pekerjaan/jabatan yang ada. Bagaimana tingkat upah dan gaji dan peningkatan tahunannya? perlu juga dievaluasi mengenai metode yang digunakan untuk mengevaluasi struktur gaji yang dikaitkan dengan strategi penggajian perusahaan. Pada bagian ini juga perlu disampaikan mengenai ulasan efektivitas benefit lain dari kompensasi yang diberikan organisasi kepada karyawan.
  5. Training dan development. Menjelaskan mengenai efektivitas program untuk pelatihan dan pengembangan karyawan mulai dari ketertiban administrasi sampai tujuan strategik dan operasional organisasi. Perlu juga diulas signifikansi pelatihan dan pengembangan yang dikalukan terhadap keputusan untuk melakukan promosi karyawan.
  6. Hubungan industrial. Mnejelaskan efektivitas metode dan prosedur untuk mengatasi konflik hubungan industrial. Selain itu juga perlu dijelaskan hasil identifikasi permasalahan disiplin karyawan dan langkah-langkah yang telah diambil untuk mengatasinya. Dijelaskan juga kondisi hubungan industrial antara serikat pekerja dan manajemen.

Semoga bermanfaat.

 

Salam

 

Advertisements


Categories: artikel

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

%d bloggers like this: