Mengatasi Kecurangan di Perusahaan (Corporate Fraud)

corporate fraud0001

Apa itu corporate fraud? Dalam kamus Oxford, “fraud” diartikan sebagai “the crime of deceiving subject in order to get money or goods illegally”. Dalam bahasa sederhana, fraud diartikan sebagai penipuan, kecurangan, atau penggelapan yang terjadi di perusahaan. Tentu Anda sebagai atasan atau manajer harus bertanggung jawab. Apalagi jika Anda adalah praktisi human resources atau personalia di perusahaan, mau tidak mau harus menyelesaikan masalah ini. Memang tidak mudah menyelesaikan masalah kecurangan ini.

Banyak faktor yang harus dicermati, yang sudah pasti antara lain manusia atau oknum yang melakukan, bagaimana menentukan pelakunya, melakukan penyelidikan agar pelaku bisa ditangkap, melakukan wawancara investigasi yang tentu berbeda dengan wawancara kerja, mengatasi kecurigaan yang terjadi di perusahaan, atau mengatasi intervensi dari dalam dan luar perusahaan ketika melakukan investigasi dan sebagainya. Lalu, hal lainnya adalah bagaimana menemukan titik kecurangan, data apa saja yang diperlukan dalam melakukan investigasi, serta variable waktu, tempat, dan bukti yang mungkin membingungkan Anda sehingga berpotensi menjadi kesalahan jika Anda tidak dapat menggunakannya secara tepat. Selain itu, perlu pula melakukan audit di area kritis terjadinya kecurangan, yaitu di area keuangan, pembelian, penjualan, periklanan, pemasaran, dan operasional. Sungguh pekerjaan yang panjang dan menguras energi.

Related Post:

Perencanaan Strategis (Strategic Planning)

Fraud, Efek pada Diri Sendiri dan Perusahaan

Strategi baru untuk Mengelola Risiko di Lingkungan Bisnis

Internal Control sebagai bagian Process Excellence dalam Manajemen Strategi Perusahaan

photo

Anda perlu strategi yang tepat untuk bisa menyelesaikan masalah    kecurangan ini dengan tepat dan cepat. Strategi apa saja yang mungkin dilakukan untuk mencegah terjadinya kecurangan di perusahaan Anda? Apakah cukup dengan melakukan pelatihan pedoman perilaku (code of conduct) perusahaan dan ancaman pemberhentian atau menyerahkan pelaku kepada yang berwajib? Ternyata tidak. Masih ada beberapa poin penting lainnya yang perlu diperhatikan, antara lain penegakan peraturan, kebijakan, dan prosedur yang tegas; memperluas rentang kendali dan tanggung jawab manajer; sistem dan standar pelaporan harian, bulanan, tiga bulanan, hingga tahunan; dan analisis kuantitatif potensi kerugian dalam menentukan kebijakan.

Sebagai atasan atau manajer dan bagian sumber daya manusia, kecurangan di perusahaan (corporate fraud) tidak bisa Anda pandang sebelah mata. Hal ini bisa merusak kredibilitas bahkan karier Anda. Banyak eksekutif yang kariernya ambruk seketika karena masalah corporate fraud yang mungkin tidak dilakukan olehnya, namun karena kurangnya perhatian dan kecermatan terhadap potensi terjadinya kecurangan itu.

Advertisements


Categories: artikel

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

%d bloggers like this: