Efisiensi Melalui Evaluasi Efektivitas Organisasi

Kondisi ekonomi yang melambat pada tahun 2015 ini menjadikan perusahaan terus memutar otak supaya kinerja keuangannya bisa sesuai dengan sasaran yang telah di tetapkan. perusahaan dituntut untuk melakukan efisiensi di semua lini tidak terkecuali di bidang organisasi dan SDM. di dalam organisasi ada struktur organisasi yang menyangga aktivitas perusahaan untuk menerapkan strateginya. Seiring dengan perkembangan perusahaan maka biasanya perusahaan kemudian memiliki struktur yang besar lagi kompleks. ketika kinerja keuangan perusahaan masih bagus, mungkin hal ini tidak menjadi masalah, tetapi ketika kondisi keuangan perusahaan memburuk maka kemudian akan muncul pertanyaan apakah organisasi yang sedemikian besar ini efektif dan efisien? Dari sisi SDM juga sama seiring dengan perkembangan skala usaha perusahaan maka perusahaan melakukan penambahan jumlah SDM yang difungsikan untuk menggerakkan aktivitas perusahaan yan semakin banyak, tetapi ketika kinerja peruahaan melambat maka perusahaan kemudian sadar, apakah jumlah SDM saat ini efisien untuk membantuk menjalankan aktivitas perusahaan?

Kemudian pertanyaan selanjutnya bagaimana caranya agar perusahaan mampu memperbaiki struktur organisasi dan standar formasinya agar lebih efisien? tentu saja yang pertama kali dilakukan adalah dengan memuka kembali dokumen perusahaan atau memahami kembali pernyataan strategik dari dokumen perusahan atau dari pemimpin perusahaa. Seringkali yang lebih sesuai dengan konteks perusahaan adalah pernyataan dari pimpinan perusahaan mengenai langkah-langkah yang akan  diambil untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Jika strukturnya cukup besar meliputi beberapa Divisi maka bisa ditambah dengan strategik statemen dari para senor managernya. Setelah kita dapat gambaran mengenai arah dan strategi perusahaan kemudian kita lihat bersama struktur organisasi yang ada, kemudian di analisis apakah peran yang ada dalam setiap posisi tersebut efektif untuk memerankan strategi perusahaan atau tidak.

Menurut Mintzberg, di dalam organisasi ada lima elemen peran dasar yang akan menjadikan organisasi tersebut berjalan efektif. Pertama adalah peran utnuk memikirkan perusahaan secara keseluruhan dan merumuskan strategi jangka pendek dan jangka panjang. Kedua adalah peran untuk menterjemakan kebijakan perusahaan pada level operasional. Ketiga adalah peran untuk menjalankan kegiatan oeprasional. Keempat adalah peran untuk memikirkan bisnis perusahaan di masa yang akan datang dan merumuskan standar kinerja agar bisnis terebut dapat terwujud. Kelima adalah peran untuk mendukung operasi perusahaan baik administrasi, keuangan, SDM, dan audit internal.

Kemudian masukkanlah seluruh posisi yang ada dalam organisasi menggunakan lima kategori peran tersebut. Coba cermati secara seksama adakah kemungkinan untuk disederhanakan. Jika ditemukan jabatan dengan peran yang overlapping, atau dipandang kurang efektif karena terlalu sempit peranannya maka bisa dilakukan penggabungan peran sehingga bisa mengurangi jumlah jabatan yang ada. Mengurangi jumlah jabatan pasi akan berdampak pada pengurangan formasi SDM. hasil evaluasi efektivitas organisasi ini akan menghasilkan pengurangan jumlah posisi dan kemudian akan berdampak pada pengurangan jumlah SDM.

Efisiensi yang terjadi dari evaluasi efektivitas organisasi dan SDM ini adalah pengurangan biaya operasional kantor dan pengurangan biaya tetap SDM. Jika dilakukan pada momentum yang tepat maka akan berdampak signifikan bagi upaya efisiensi perusahaan.

Advertisements


Categories: artikel

Tags: , , , , , , , , , , ,

%d bloggers like this: